Ini Gw Loh

Ini Gw Loh

Minggu, 18 September 2011

Tugas Kelompok 8 - SEMINAR


Tugas Kelompok 8

- Endah Nurmayani
- Herlia Aprianti : 2341.11.008
- Rahmita Sari
- Suki Meyastuty


Pengertian Seminar, Diskusi, Simposium, Kolokium, Sarasehan, Workshop dan Penyuluhan

1. Pengertian Seminar. 

Kata seminar berasal dari kata Latin semin yang berarti “benih”. Jadi, seminar berarti “ tempat benih-benih kebijaksanaan”. Seminar merupakan pertemuan ilmiah yang dengan sistematis mempelajari suatu topik khusus di bawah pimpinan seorang ahli dan berwenang dalam bidang tersebut.
Seminar merupakan suatu pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ketua sidang (guru besar atau seseorang ahli). Pertemuan atau persidangan dalam seminar biasanya menampilkan satu atau beberapa pembicaraan dengan makalah atau kertas kerja masing-masing. Seminar biasanya diadakan untuk membahas suatu masalah secara ilmiah. Yang berpartisipasi pun orang yang ahli dalam bidangnya. Seminar tentang pemasaran suatu produk, tentu dihadiri oleh para pakar bidang pemasaran. Seminar pendidikan tentu saja dihadiri oleh para ahli pendidikan. Sementara itu, peserta berperan untuk menyampaikan pertanyaan, ulasan, dan pembahasan sehingga menghasilkan pemahaman tentang suatu masalah. 

Beberapa definisi seminar lain mengenai seminar :
a.    Pemecahan Masalah
Seminar merupakan suatu kegiatan pemecahan masalah pada tema tertentu yang telah ditetapkan yang melibatkan para pakar, biasanya dari perguruan tinggi sebagai pembawa makalah atau pembanding/penyanggah.

b.   Pembahasan Studi Kasus atau Topik Tertentu
Seminar adalah kegiatan yang diadakan dalam rangka membahas suatu kasus atau suatu topik tertentu, yang biasanya diikuti banyak peserta, dipimpin oleh seorang yang ahli didalam bidang yang dipelajarinya, sehingga seminar tersebut berfungsi memberikan kesempatan diskusi kepada para pesertanya dan menstimulasi partisipasi anggota kelompok menjadi aktif

c.    Pertemuan Mahasiswa Bidang Keilmuwan Tertentu
Seminar merupakan pertemuan sejumlah mahasiswa pereguruan tinggi bidang keilmuwan tertentu dibawah pimpinan mahaguru yang bersangkutan.
d.   Pertemuan Sekelompok Ahli
Seminar adalah pertemuan sekelompok ahli atau pakar yang sedang mengkaji kebenaran hasil penelitian ilmiah di masyarakat di luar kalangan perguruan tinggi.
e.   Pembahasan Hasil Penelitian Ilmiah
Seminar merupakan pembahasan ilmiah ( hasil penelitian ) yang dipimpin oleh seorang atau beberapa ahli, dan dihadiri oleh beberapa penyanggah.

a. Penggunaan Seminar
Seminar akan efektif bila:
1. Tersedia waktu yang cukup untuk membahas persoalan.
2. Problema sudah dirumuskan dengan jelas.
3. Para peserta dapat diajak berfikir logis.
4. Problema memerlukan pemecahan yang sistematis.
5. Problema akan dipecahkan secara menyeluruh.
6. Pimpmnan sidang cukup terampil dalam mcnggunakan metode ini.
7. Kelompok tidak terlalu besar sehingga memungkinkan setiap peserta mengambil bagian dalam berpendapat.

b. Kelebihan
1. Membangkitkan pemikiran yang logis.
2. Mendorong pada analisa menyeluruh.
3. Prosedurnya dapat diterapkan untuk berbagai jenis problema.
4. Membangkitkan tingkat konsentrasi yang tinggi pada diri peserta.
5. Meningkatkan keterampilan dalam mengenal problema.

c. Kelemahan :
1. Membutuhkan banyak waktu.
2. Memerlukan pimpinan yang terampil.
3. Sulit dipakai bila kelompok terlalu besar.
4. Mengharuskan setiap anggota kelornpok untuk mempelajari terlebih dahulu.
5. Mungkin perlu dilanjutkan pada diskusi yang lain.

2. Pengertian Diskusi

Kata diskusi berasal dari bahas Latin discutio atau discusum yang berarti bertukar pikiran. Dalam bahasa Inggris digunakan kata discussion yang berarti perundingan atau pembicaraan.
Dari segi istilah, diskusi berarti perundingan/bertukar pikiran tentang suatu masalah: untuk memahami, menemukan sebab terjadinya masalah, dan mencari jalan keluarnya. Diskusi ini dapat dilakukan oleh dua-tiga orang, puluhan, dan bahkan ratusan orang.
Diskusi adalah sebuah proses tukar menukar informasi, pendapat, dan unsur unsur pengalaman secara teratur dengan maksud untuk mendapatkan pengertian bersama yang lebih jelas, lebih teliti tentang sesuatu atau untuk mempersiapkan dan merampungkan kesimpulan/pernyataan/keputusan. Di dalam diskusi selalu muncul perdebatan. Debat ialah adu argumentasi, adu paham dan kemampuan persuasi untuk memenangkan pemikiran/paham seseorang.

3. Pengertian Simposium. 
Simposium ( symposium) agak mirip dengan seminar, symposium berasal dari bahasa latin, yang artinya “pertemuan”. Simposium merupakan pertemuan terbuka dengan beberapa pembicara yang menyampaikan ceramah pendek mengenai aspek yang berbeda tetapi saling berkaitan tentang suatu masalah. Simposium dipimpin oleh seorang ketua yang bertugas mengatur jalannya diskusi. Pendengar bertanya dan para ahli menjawab. Sebuah symposium misalnya untuk membahas masalah “ ancaman free sex terhadap generasi muda”, dihadirkan pembicara dari berbagai kalangan seperti agamawan, pendidik, pyshikolog, ahli kesehatan. Symposium merumuskan pandangan-pandangan dari pembicara atau peserta, namun tidak ada suatu kesimpulan akhir yang diambil.
  1. Penggunaan Simposium
Simposium dapat digunakan :
1. Untuk mengemukakan aspek-aspek yang berbeda dari suatu topik tertentu.
2. Jika kelompok peserta besar.
3. Kalau kelompok membutuhkan keterampilan yang ringkas.
4. Jika ada pembicara yang memenuhi syarat (ahli dalam bidang yang disoroti).
  b.  Kelebihan
1. Dapat dipakai pada kelompok besar maupun kecil.
2. Dapat mengemukakan informnasi banyak dalam waktu singkat.
3. Pergantian pembicara menambah variasi dan sorotan dari berbagai segi akan menjadi sidang lebih menarik.
4. Dapat direncanakan jauh sebelumnya.

  c.  Kelemahan :
1. Kurang spontanitas dan kneatifitas karena pembahas maupun penyanggah sudah ditentukan.
2. Kurang interaksi kelompok.
3. Menekankan pokok pembicaraan.
4. Agak terasa formal.
5. Kepribadian pembicara dapat menekankan materi.
6. Sulit mengadakan kontnol waktu.
7. Secara umum membatasi pendapat pembicara.
8. Membutuhkan perencanaan sebelumnya dengan hati-hati untuk menjamin jangkauan yang tepat.
9. Cenderung dipakai secara berlebihan.

4. Pengertian Kolokium.
Beberapa ahli diundang untuk memberi jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan pendengar mengenai topik yang ditentukan. Bedanya dengan simposium, dalam kolokium para ahli tidak mengajukan (makalah) prasaran.
5. Sarasehan 
Pertemuan yg diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat (prasaran) para ahli mengenai suatu masalah dl bidang tertentu. Sarasehan merupakan bentuk pertemuan yang dihadiri oleh sekelompok undangan tertentu untuk membicarakan suatu masalah dengan cara yang informal dan dalam suasana rileks, bahkan tenpat duduk peserta cukup santai.
Dalam pertemuan ini ada yg memimpin dan dihadiri oleh peserta yang bebas dan terbuka. Sarasehan ini pertemuan yang bersifat lebih formal, karena peserta nya tidak terikat dengan aturan-aturan baku.

6. Pengertian Penyuluhan

Dalam Bahasa Indonesia penyuluhan yang berarti proses, cara, perbuatan menyuluh, penerangan, pengintaian dan penyelidikan.Dan dalam bahasa inggris disebut counseling (bimbingan). 
Secara umum bimbingan dapat diartiakan sebagai suatu bantuan, tetapi tidak semua bantuan merupakan bimbingan.
Dalam "Year book of education" 1955 yang dikutip oleh I. Djumhur dan Moh.Surya dikemukakan bahwa bimbingan adalah suatu proses membantu individu melalui usahanya sendiir untuk menemukan dan mengembangkan kemampuannya agar memperoleh kebahagiaan pribadi dan kemanfaatan social.
Menurut Wingkel yang dikutip dari Buku Program Akta Mengajar VB, bimbingan berarti pemberian bantuan kepada orang atau sekelompok orang dalam membuat pilihan-pilihan secara bijaksana dan dalam mengadakan penyesuaian diri terhadap tuntutan-tuntutan hidup.

Secara umum istilah bimbingan dan konseling atau penyuluhan merupakan kalimat yang sukar untuk dipisahkan. Merupakan terjemahan dari bahasa inggris Guidance & Counseling.

Menurut James F. Adams, yang dikutip I. Djumhur dan Moh. Surya, konseling adalah suatu pertalian timbal balik antara dua orang individu di mana yang seorang (konselor) membantu yang lain (konselee), supaya ia dapat memahami dirinya dalam hubungan dengan masalah-masalah hidup yang dihadapinya pada waktu yang akan datang.


7. Pengertian Workshop

Beberapa literatur menyebutkan bahwa Workshop adalah pelatihan kerja, yang meliputi teori dan praktek dalam satu kegiatan terintegrasi.
Workshop atau training jika diartikan dalam bahasa indonesia artinya pelatihan. Dengan definisi seperti itu sudah sangat jelas bahwa kita benar-benar akan praktek. Workshop atau training bersifat “learning by doing”, dipandu oleh si pelatih dan anda praktik apa yang diajarkan. Ini bagus untuk anda yang ingin menguasai sebuah topik tertentu. Misalnya ada pelatihan bisnis online, anda akan belajar bukan sebatas teori melainkan anda juga pasti praktek. Mulai dari reserch keyword, mengetahui jumlah pesaing, membuat website, artikel marketing, branding, dll.
Lebih rincinya, berikut adalah beberapa pengertian yang bisa anda tarik untuk sebuah acara yang di sebut workshop training:
  • Tujuannya untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para target / sasaran (Karyawan, Direktur, Manager, dll)
  • Obyeknya seorang atau sekelompok orang
  • Sasarannya untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kepada target sesuai dengan kebutuhan masing-masing (Karyawan, Direktur, Manager, dll)
  • Prosesnya mempelajari dan mempraktekkan apa yang menjadi topik sesuai dengan prosedur sehingga  menjadi kebiasaan
  • Hasilnya bisa segera terlihat karena memang langsung praktek. Sehingga ada perubahan yang memungkinkan tercipta setelah mengikuti acara training tersebut




2 komentar:

  1. maaf sebelumnya, klo blh tahu, definisi 'seminar' di atas berasal dari ahli siapa?
    terima kasih sebelumnya ^^

    BalasHapus
  2. terima kasih atas informasinya tentang pentingnya seminar:
    pertanyaan asaya adalah artikel diatas merujuk ke bukunya atau terorinya siapa?
    Butuh referensi agar pembahasannya merujuk pada pendapat dan buku dari ahlinya.
    terima kasih

    BalasHapus